Food Photography 1
Food Photography atau foto makanan ini mempunyai teknik khusus dalam pembuatannya. Karena harus dapat menyampaikan “pesan lezat” yang di bawa. Ini adalah beberapa trik dan tips dalam membuat karya foto makanan yang bagus dan indah.
Styling Your Food for Photography
Intinya adalah membuat atau create the right mood kemudian mengabadikannya tanpa merusak mood tersebut. Getting started in styling food is not as difficult as you might think:
- letakkan kertas dengan gambar atau pattern sederhana, dapat di beli di toko kertas atau peralatan tulis dan kantor. Pilih yang “nyambung” dan “tidak nyambung” dalam pengaplikasiannya nanti, baik dari kontras dan kesamaan. Juga, pastikan bahwa kertas yang digunakan cukup untuk menutupi seluruh permukaan yang akan terfoto (field of view).
- lakukan berbagai percobaan dengan perlengkapan saji, seperti serbet, alas piring dan taplak meja. Juga lakukan dengan penggunaan silverware, minuman bahkan lilin untuk menambah mood.
- bila objek foto merupakan duplikasi, misalnya 2 lusin cupcakes, cukup gunakan bentuk yang paling bagus, paling sempurna. A blemish can easily ruin an entire photoshoot.
- penambahan buah-buahan, sayuran dan pecah belah yang diisi air juga dapat membuat makanan me
- elemen tambahan dapat memperindah frame foto. semisal, gunakan irisan tipis tomat untuk diletakkan di atas sup untuk membuat efek segar.
Food Photography Composition
Gunakan panjang zoom untuk keseluruhan foto, letakkan makanan di tengah frame, dan mengarah ke bawah kurang lebih 45 derajat. Bagaimanapun, inilah yang tampak ketika kita duduk di meja makan dan melihat ke arah makanan tersebut. Ketika saya sadari, hal ini bukan lah hal terindah ketika melihat makanan. Coba lakukan hal ini:
- Zoom – with both your lens and your feet – untuk mendapatkan image yang lebih besar dari makanan itu. Juga untuk mendapatkan detil foto makanan.
- Putar mengikuti tiga sumbu X,Y,Z. Beberapa makanan terlihat bagus dengan cara melihat lurus kebawah, sementara makanan lain terlihat lezat ketika di foto sejajar. Makanan juga dapat terlihat banyak dan menggunung ketika difoto dari sudut bawah. Beberapa macam shoot sebagai eksperimen layak dilakukan dan tidak ada alasan untuk tidak melakukannya mengingat sekarang sudah menggunakan digital camera.
- Jangan lupa dengan rule of thirds. Secara umum, peraturan sepertiga ini akan dapat memberikan komposisi yang kuat.
- Gunakan waktu sepuasnya, karena makanan dalam jangka waktu relatif lama tidak akan berubah. Kecuali untuk eskrim dan sayuran segar.
Remember Established Photography Techniques
Kamu seharusnya menggunakan semua teori, praktikal dan pengetahuan fotografi dalam membuat foto makanan. Pilih pemakaian soft shadows, good exposure dan good color rendering. Lakukan percobaan-percobaan dengan focal point dan available apertures. Detil pemilihan white balance sangat berpengaruh, juga gunakan mode RAW. Tripod juga sangat membantu. Pada akhirnya, jangan takut atau ragu untuk menambahkan some artistic flair ketika mengolah pada creative post-processing.
What food photography tips would you add?

[...] Food Photography 1 March 2010 [...]
Pingback by 2010 in review « Juraganfoto's Blog | January 5, 2011 |